OSA-888, Pupuk Lengkap untuk Sengon Solomon & Jati Solomon Ready Mix

Kami menyediakan juga pupuk lengkap all in one , siap pakai : OSA-888 yang mengandung NPK , mikroba - mikroba penyubur tanah , trikoderma , pupuk organik dan hormon pertumbuhan. Bebas repot. Tanpa menunggu fermentasi. Tanpa mencampur di lahan. Tinggal masukkan 1 kilogram per lubang tanam. Hubungi kami untuk pemesanan. 0858 66 231 777 - Rudy

Komentar Dr. Eko Bhakti Hardiyanto , Pakar & peneliti yang mengembangkan sengon solomon dari UGM

Komentar Dr. Eko Bhakti Hardiyanto , Pakar & peneliti yang mengembangkan sengon solomon dari UGM
Klik gambar ini untuk melihat referensi beliau.

Tuesday, November 24, 2009

PETUNJUK LENGKAP BERKEBUN SENGON WWW.HUTANKU.COM


 


Twitter : @RKrisbiantoro
Berkebun Sengon

Sengon sangat adaptif , cocok ditanam di hampir semua macam lahan , ketinggian yang baik adalah 20 - 700 meter dpl , meskipun bisa tumbuh hingga 1600 meter dpl. Yang terutama adalah lahan tidak tergenang air , dan pada saat penanaman bibit di lahan , minimal terkena hujan selama tiga bulan.Lebih bagus lagi jika daerah sekitar lahan terdapat sungai yang terus mengalir sepanjang tahun.
bibitsengon.blogspot.com
sengonsolomon.blogspot.com

Sengon sangat adaptif , cocok ditanam di hampir semua macam lahan. Yang terutama adalah lahan tidak tergenang air , dan pada saat penanaman bibit di lahan , minimal terkena hujan selama tiga bulan.Lebih bagus lagi jika daerah sekitar lahan terdapat sungai yang terus mengalir sepanjang tahun.


WAKTU PENANAMAN

Penanaman sebaiknya dilakukan di awal musim penghujan. Paling lambat dilakukan dua bulan sebelum musim hujan selesai. Jika sebelum musim kemarau tiba bibit yang ditanam belum memiliki perakaran yang cukup dalam di tanah , kemungkinan besar bibit akan mati di lahan , atau minimal cacat karena kerdil. Ini akan merugikan investasi Anda atas biaya yang sudah Anda keluarkan. Ukuran paling baik untuk bibit ditanam adalah 30 cm , karena perakarannya belum banyak melingkar dan rusak dalam polybag. Tanaman memiliki tinggi tanaman di permukaan tanah dengan di dalam tanah yang relatif simetris. Jadi jika Anda membeli bibit setinggi 1 meter , bayangkan bahwa akar sepanjang 1 meter tergulung dalam polybag seukuran yang Anda lihat terpasang di dasar bibit Anda.

Jika Anda hendak membeli benih / biji untuk dibibitkan sendiri , lakukanlah pada 4 bulan sebelum musim hujan mulai. Atau paling lambat , lakukan satu bulan sebelum musim hujan datang. Sebabnya adalah dibutuhkan minimal 4 bulan sejak dari biji disemai sampai bibit sengon mencapai tinggi 30 - 40 cm ( ukuran siap ditanam di lahan )


PEMILIHAN BIBIT

Ada macam - macam bibit sengon yang tersedia di pasaran. Mulai dari kualitas asalan sampai kualitas unggul. Sengon kualitas asalan adalah sengon yang diperbanyak dari biji yang dipungut dari kebun sengon sembarang. Biasanya biji / benih dari sengon asalan ini diperoleh dari penyerbukan yang mayoritas tidak terkontrol bapak & ibu nya , sehingga pohon yang bersebelahan juga masih dari satu Bapak / Ibu , dan penyerbukannya merupakan hasil inbreeding / kawin antar saudara kandung , sehingga bawaan cacat genetika ( kerdil dan mudah mati ) prosentasenya cukup besar , bisa 25 - 60 %.

 
Benih Sengon Bersertifikat

Benih sengon bersertifikat dihasilkan dari petak benih yang terdaftar / memiliki ijin dari BPTH ( Balai Pembenihan Tanaman Kehutanan cq. Departemen Kehutanan ) , kebanyakan masuk dalam wilayah kerja BPTH Jawa Madura.

Pendaftaran petak benih dilakukan kira- kira 10 tahun sebelum panen benih pertama. Masing – masing benih / biji yang akan disemai harus jelas asal usulnya dan dari lokasi asal yang berbeda-beda , untuk menghindarkan inbreeding / kawin saudara kandung. Penanaman dilakukan dengan jarak yang tidak terlalu rapat ( maksimal 5 x 5 meter ) , dan biasanya sejalan dengan pertumbuhan dilakukan penebangan seleksi, sesuai pertumbuhan tanaman yang baik. Biasanya hanya tersisa kurang dari 150 batang pohon per hektar nya pada saat siap panen benih. Dan harus dipastikan dalam radius tertentu di luar petak benih tidak terdapat tanaman sengon , yang bisa mencemari genetik dengan serbuk sari yang terbawa angin dan serangga.

Benih yang dihasilkan kemudian dikumpulkan dan ditimbang jumlah total panenannya pada musim itu, dan dilaporkan ke BPTH. Sampel benih akan diperiksa oleh laboratorium pengujian mutu benih. Hasil yang diperoleh , kemudian berbentuk Sertifikat Uji Mutu Benih , akan diterbitkan untuk keseluruhan panenan benih ( sertifikat induk ). Pembeli yang membeli benih secara eceran , akan memperoleh salinan sertifikat induk.

Karena dihasilkan dari petak pembenihan , yang secara genetik jauh lebih bisa dipertanggungjawabkan daripada benih sengon asal-asalan , maka pertumbuhan hasil semai nya akan jauh lebih seragam dan lebih baik pertumbuhannya. Yang lebih menguntungkan lagi adalah , karena keturunannya jelas , maka , sifat – sifat bawaan genetiknya juga bisa diperkirakan. Jika keturunan dari sengon Morotai / Albizzia moluccana , maka lebih tahan kekeringan dan pertumbuhan tetap baik di lahan yang lebih gersang. Jika keturunan sengon Jawa / Paraserianthes falcataria , maka dibutuhkan lokasi yang relatif lebih sejuk dan curah hujan sedang.

Jadi , biji sengon asal-asalan , selain merugikan karena resiko cacat inbreeding , juga garis keturunan / sifat genetiknya sulit ditebak , sehingga sulit memilih untuk lahan yang cocok agroklimatnya. Penggunaan bibit sengon asal-asalan , selain memiliki resiko kerugian pada investasi, juga akan membuang waktu Anda.

Bahasa pedagang yang mengaku asal bicara tanpa surat : bibit sengon solomon , bibit sengon unggul , bibit sengon berkualitas ,benih seleksi , atau apapun itu , hanya menarik sebagai janji kosong , tetapi akan membawa kerugian bagi Anda. Silakan pertimbangkan baik – baik , karena pertumbuhan tanaman Anda tidak didasarkan pada metode dan perijinan legal yang bisa dipertanggungjawabkan , dan hanya berdasarkan janji muluk dari pedagang.

Anda pilih yang mana ?
Untuk diketahui , bahwa ada beberapa macam jenis sengon yang tumbuh di Indonesia. Ada jenis sengon Jawa , yang kulit kayunya cenderung abu - abu muda kehijauan dan kayunya memiliki berat jenis lebih tinggi dari sengon laut yang umumnya dikembangkan untuk industri. Ada sengon laut jenis Purworejo yang masih satu rumpun dengan sengon Morotai , yang pertumbuhannya relatif lebih cepat dibandingkan sengon Jawa. Ada pula sengon introduksi seperti halnya varietas dari kepulauan Solomon. Masing - masing memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. ________________________________________________________________________________ Dokumentasi dari salah satu contoh ekspedisi kami , untuk pengambilan benih sengon dari hutan alam di pedalaman Papua, untuk bahan riset dan kultur jaringan.



Seperti misalnya sengon Morotai memiliki ketahanan yang lebih terhadap kekeringan , dibandingkan sengon var. Solomon yang terbiasa memperoleh hujan selama 8 - 10 bulan di habitat aslinya di kepulauan Solomon. Akan tetapi jika lahan lokasi penanaman memiliki cukup ketersediaan air / musim hujan yang tidak kurang dari 6 bulan / tahun , sengon solomon memiliki keunggulan dalam kecepatan pertumbuhan. Dibandingkan sengon lokal , selain sosoknya yang lebih tinggi / bongsor , penambahan diameter nya pun lebih cepat daripada sengon lokal yang unggul sekalipun.

Selain pemilihan bibit sengon berdasarkan jenisnya , pemilihan tipe perbanyakan juga berpengaruh. Pembenihan dari biji / generatif memiliki tingkat keseragaman 70 - 80 % , seperti hal nya jika kita lihat kakak beradik dalam satu keluarga besar , bongsor atau pendek bisa bervariasi , meskipun satu ayah dan ibu. Hal ini dikarenakan faktor variasi genetika. Penghilangan variasi genetika bisa diperoleh dengan cara vegetatif , yaitu dengan kultur jaringan. Keuntungan perbanyakan kultur jaringan adalah :

1. Klon / perbanyakan dengan multiplikasi jaringan tanaman , jadi tubuh yang sama diperbanyak berkali - kali , jadi secara genetika pasti identik / kembar. Jadi bibit dari hasil kultur jaringan akan memiliki tingkat pertumbuhan yang nyaris 100 % seragam. Variasi pertumbuhan hanya ditentukan oleh penanganan dan pengaruh lingkungan dimana tanaman ini tumbuh. Satu titik tanam dengan titik tanam lain bisa memiliki variasi kesuburan dan ketersediaan air tanah.
2. Karena perbanyakannya dalam lingkungan aseptis , maka jika sampai bibit mengandung spora penyakit wabah seperti misalnya tumor karat , maka tumor karat akan tumbuh dan berbiak dalam media steril tempat perbanyakan kultur jaringan dilakukan. Akibatnya bibit tidak mungkin hidup dan tumbuh sampai usia pengiriman dan rusak sejak masih tahap kalus prematur. Jadi , bibit yang berukuran siap kirim hanya bisa tumbuh dan dikirim karena dia BEBAS PENYAKIT. Jadi , bibit kultur jaringan bisa dikatakan tidak membawa bibit penyakit ketika keluar dari kultur. Meskipun penularan di lahan penanaman bisa tetap terjadi.

Perbedaan biaya / investasi / modal penanaman antara bibit asalan dengan bibit kultur jaringan tidak lebih dari Rp. 4.000.000 / hektar , sedangkan perbedaan hasil tebangnya bisa Rp. 200.000.000 / hektar.Oleh karena itu , menurut rekomendasi kami yang terbaik , seperti yang kami tawarkan , yang paling baik sementara ini adalah bibit sengon solomon kultur jaringan yang sudah diseleksi genetika. SILAKAN KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MEMPEROLEH INFO LENGKAPNYA
Bagaimana membeli bibit sengon Solomon.


JARAK TANAM

Banyak penjual bibit akan menganjurkan jarak tanam 1,5 x 1,5 meter , atau 2 x 2 meter , sehingga populasi atau juga kebutuhan bibit meningkat . Alasannya ( selain supaya beli lebih banyak bibit , tentu saja ) adalah supaya pohon yang didapatkan lebih tinggi dan lurus - lurus. Untuk bibit asalan , hal ini ada benarnya , karena bibit sengon yang bercampur - campur keturunan / genetiknya , akan cenderung memiliki postur kerdil , sehingga kubikasi rendah disebabkan panjang log lurus dalam per batang pohon , totalnya lebih pendek dari sengon unggul / sengon Solomon. Memang menanam rapat akan bisa menyebabkan pertumbuhan lebih tinggi , karena ketika tanaman ditanam berdekatan dan berebut sinar , mereka akan tumbuh ke atas. Tetapi penambahan diameter yang tidak seimbang dengan tinggi tanaman akan menyebabkan tanaman mudah patah saat musim angin tiba. Perlu juga dipertimbangkan bahwa selain terjadi perebutan sinar matahari , perakaran tanaman yang ditanam berdekatan juga akan berebut hara , yang pada akhirnya ke dua macam perebutan ini menyebabkan tanaman terhambat secara merata dan pertumbuhan bagus umumnya terjadi di keliling / tepian luar blok penanaman.

Riset dari sejumlah HTI / Hutan Tanaman Industri memberikan kesimpulan : riap / laju pertumbuhan per hektar , untuk jarak tanam 2 x 3 meter , atau 3 x 3 meter , atau 4 x 3 meter , atau 4 x 4 meter , angkanya relatif sama. Misalkan didapatkan rata - rata 60 m3 per hektar per tahun. Angka ini berlaku sejauh pucuk kanopi daun belum bersentuhan rapat / belum saling menaungi sinar matahari / akar belum bertemu dan berebut makanan. Akan tetapi karena dibagi jumlah individu tanaman yang lebih banyak ( jika jarak tanam 2 x 3 meter ) , maka diameter yang diperoleh pada umur yang sama ( misalkan 4 tahun ) akan jauh lebih bagus jika jarak tanam 4 x 4 meter. Dan yang perlu diingat , harga kayu sengon untuk diameter kecil per meter kubiknya LEBIH MURAH dibandingkan harga kayu sengon diameter besar. Jadi begini : jika selama 4 tahun diperoleh jumlah kubikasi sama , yaitu 4 tahun x 60 m3/hektar/tahun = 240 m3 / hektar . Untuk jarak tanam 2 x 3 , diameter pohon rata2 adalah 18 cm pada umur 4 tahun ( harga per kubik kalau diameter 18 cm adalah Rp. 425.000 ) , sedangkan untuk jarak tanam 4 x 4 meter , diameter rata2 adalah 27 cm ( harga per meter kubik ukuran ini adalah Rp.780.000/m3 ). Berarti jika dibandingkan , dengan jarak tanam 2 x 3 meter diperoleh 240 m3 x Rp.425.000 = Rp.102.000.000 per hektar pada umur tebang 4 tahun. Untuk jarak tanam 4 x 4 meter , diperoleh total meter kubik yang sama , yaitu 240 m3 juga per hektarnya , akan tetapi karena kayu log yang diperoleh diameternya lebih besar , maka industri / pembeli bisa memperoleh rendemen produksi yang lebih baik , karena buangan tepi yang lebih sedikit rasio nya, maka harga beli nya adalah 240 m3 x Rp.780.000 / m3 = Rp.187.000.000 per hektar pada umur tebang 4 tahun. Jadi , dengan jarak tanam yang lebih jauh , diperoleh hasil yang jauh lebih besar nilai rupiahnya.

Tentu saja menanam dengan jarak tanam lebih rapat juga berarti pengeluaran biaya pembelian bibit dan tenaga kerja yang lebih besar. Sungguh suatu bujukan yang menjerumuskan.. Akan tetapi , jarak tanam renggang seperti 4 x 4 juga menyebabkan percabangan tanaman lebih liar sehingga memerlukan pemangkasan lebih intensif. Selain itu jumlah individu yang terlalu sedikit tidak memungkinkan penebangan 2 x ( penebangan pertama untuk penjarangan ) yang bisa meringankan perputaran modal. Untuk itu kami menganjurkan jarak tanam berjarak 3 x 3 dengan pola tanam segi tiga , dengan memacu pertumbuhan menggunakan dan mikroba penyubur tanah, sehingga penebangan bisa dilakukan pada tahun ke-4 dan ke-7.

Lingkungan Sosial

Memperhatikan kebersihan dan kerapihan halaman rumah – rumah penduduk , kerapihan rata – rata pematang sawah di lahan , tata letak penanaman , kebersihan semak dan rumput / gulma di lahan pertanian yang produktif ( bukan lahan tidur / lahan menganggur ) bisa menunjukkan budaya kerja penduduk sekitar. Makin berantakan hal – hal di atas , makin tinggi biaya perawatan yang harus Anda keluarkan.

Keramahan mereka saat membalas senyum orang asing seperti Anda , ketulusan ataupun sebaliknya , pamrih dan watak komersial beberapa orang yang Anda jumpai , harus segera Anda tangkap dan catat. Jangan bertingkah seperti “orang kota” yang banyak uang untuk dihamburkan di sana. Bicara segala sesuatu biaya , sebisa mungkin sistem borongan ( misalnya untuk pengolahan lahan ). Jadi , hindari kata – kata : nanti gampang , hitung terakhir dll yang akan membawa kekecewaan dan perselisihan di kemudian hari. Jadi, sebelum melangkah, Anda perlu membuat RAB terlebih dahulu. Di bagian akhir panduan lengkap ini disertakan komponen-komponen biaya yang perlu menjadi pertimbangan Anda. Waspadai daerah dengan penduduk ber etos kerja rendah dan berwatak mata duitan.





Persiapan Lahan

Pembersihan Lahan / Land Clearing

Untuk vegetasi ringan / semak-semak , lakukan pemotongan / babat dengan sabit atau mesin pemotong rumput. Perbandingan biaya tenaga kerja nya ( sesuai dengan kualitas SDM setempat dan tipe semak ) untuk setiap 1 hektar membabat semak dan rumput membutuhkan 15 – 20 HOK ( Hari Orang Kerja ). Jika menggunakan mesin potong rumput , per hektar membutuhkan 8 – 10 HOK. Pada lahan dengan kemiringan di atas 10 derajat , kebutuhan HOK akan meningkat. Untuk vegetasi semak berkayu atau tanaman keras , perlu dilakukan penebangan terlebih dahulu. Sengon pertumbuhannya akan terhambat jika sinar matahari terhalang. ( Itu sebabnya , penanaman dengan jarak tanam terlalu rapat akan menurunkan laju pertumbuhan di saat tanaman sengon sudah cukup menaungi satu sama lain).

Setelah dipotong , sebaiknya dilakukan penyemprotan herbisida terhadap lahan. Penyemprotan sebaiknya menggunakan herbisida sistemik semisal Round Up ( Harga curah Rp.40.000/liter , harga botolan Rp.55.000 / liter , kebutuhan 1,5 – 2 liter / hektar ) dengan penyemprotan tabung stainless pompa tangan dibutuhkan 6 - 8 HOK / hektar , menggunakan sprayer dengan motor “Crown” membutuhkan 2 – 3 HOK per hektar. Herbisida sistemik seperti Round Up akan kelihatan efeknya satu minggu setelah semprot baru semak akan kelihatan mati mengering. Jika kita menggunakan herbisida sistemik , maka butuh waktu 1 – 2 bulan ( tergantung iklim ) untuk semak – semak tumbuh lagi. Jika kita menggunakan herbisida kontak ( misal Gramason ) , dalam waktu 1 – 2 minggu semak akan mulai tumbuh lagi , tapi mati kering 1 – 2 hari setelah semprot.

Di sekitar lubang tanam , perakaran semak harus diangkat / dibalik agar kontak dengan udara , sehingga mengering dan mati. Jika prosedur dari atas dijalankan , maka gangguan semak akan bisa dihindari sampai 3 bulan. Jika hanya dilakukan sebagian , maka bisa terjadi dalam 3 – 4 minggu semak – semak akan sudah tinggi lagi menutupi bibit sengon. Penelitian HTI membuktikan , penurunan laju pertumbuhan jika gangguan semak tidak diatasi , bisa mencapai -35%. Biasanya gulma ini digantikan dengan tanaman kacang – kacangan untuk meningkatkan kesuburan tanah.

cover-crop.blogspot.com

Biasanya gulma ini digantikan dengan tanaman kacang – kacangan untuk meningkatkan kesuburan tanah. www.cover-crop.blogspot.com
Tanaman kacang – kacangan ini , selain perakarannya rapat seperti sabut hijau cuci piring ( yang menekan pertumbuhan gulma , juga menjadi pupuk alami / pupuk hijau yang mempercepat pertumbuhan pohon sengon. Selain itu , tanaman kacang – kacangan ini juga menjadi habitat serangga – serangga lain yang beberapa di antaranya menjadi predator alami untuk hama perusak sengon. Penanaman kacang – kacangan ini menekan biaya pembersihan gulma setiap tahunnya.

Naungan tanaman keras akan menghambat pertumbuhan sengon. Sengon membutuhkan cahaya matahari penuh. Itu sebabnya , jika sengon ditanam dengan jarak lebih rapat dari 3 x 3 meter , selain berebut makanan ( yang masih bisa dikompensasi dengan pemupukan ekstra ) , sengon akan berebut cahaya matahari ( yang tidak bisa kita kompensasi ).

Area yang memiliki cekungan yang berkecenderungan becek atau air menggenang , sebaiknya diberi alur – alur parit untuk mempercepat air tiris. Air yang menggenang atau becek lebih dari 24 jam akan menyebabkan tanaman sengon menjadi terhambat pertumbuhannya , bahkan kerdil.


Persiapan Lahan – Pembersihan Gulma.

Lahan yang akan kita tanami sengon pada umumnya masih memiliki vegetasi gulma , jadi harus kita bersihkan dari gulma. Menurut data statistik penelitian , pembersihan gulma yang rutin dilakukan akan meningkatkan sampai 35 % laju tumbuh tanaman kehutanan , karena gulma mencuri unsur hara dan air. Biasanya gulma ini digantikan dengan tanaman kacang – kacangan untuk meningkatkan kesuburan tanah.
 www.cover-crop.blogspot.com

Tahap pertama yang harus dilakukan adalah penebangan tanaman – tanaman di lahan. Kemudian setelah itu gulma dibabat habis dengan sabit atau dengan alat pemotong rumput yang mesin bensin nya digendong di punggung ( untuk areal luas lebih ekonomis menggunakan alat ini , karena lebih cepat ). Setelah itu sisa akarnya disemprot dengan Herbisida sistemik seperti Round Up. Satu minggu setelah semprot baru semak akan kelihatan mati mengering. Jika kita menggunakan herbisida sistemik , maka butuh waktu 1 – 2 bulan ( tergantung iklim ) untuk semak – semak tumbuh lagi. Jika kita menggunakan herbisida kontak ( misal Gramason ) , dalam waktu 1 – 2 minggu semak akan mulai tumbuh lagi , tapi mati kering 1 – 2 hari setelah semprot.

Setelah perakaran semak mati mengering , tahap selanjutnya adalah mencangkul membalik tanah , sehingga akar semak tersebut terpendam dalam tanah. Baru kemudian pematokan titik tanam dan pembuatan lubang tanam.


CARA FERMENTASI PUPUK KANDANG

Jika Anda membeli kotoran ternak langsung dari kandang , sebaiknya dilakukan fermentasi dulu. Caranya adalah setiap satu truk Colt Diesel pupuk kandang , Anda campur dengan 1 sak NPK ,1 sak Dolomit, 2 sak Rock Phosphate ( untuk penanaman di areal kurang subur di Pulau Jawa ) dan 1 sak Urea , akan lebih baik lagi dicampur dengan pupuk mikrobiologi yang mengandung mikroba – mikroba dan jamur tanah , seperti mikoriza , streptomyces , penicillium dsb. Caranya adalah :

Lebarkan pupuk kandang sehingga tersebar di atas tanah dengan ketebalan 10 – 20 cm.
Sebarkan NPK ,Dolomit , Rock Phosphate & Urea di atasnya.
Sebarkan pupuk mikrobiologi MX-888 dengan memercikkan di seluruh permukaan pupuk kandang. Dosisnya 30-35 kg per 1 truk pupuk kandang 5 - 6 meter kubik.
Kumpulkan pupuk kandang sehingga menjadi gundukan setinggi 1 – 1,5 meter.
Atau bisa juga NPK , urea , TX-777 dan MX-888 disebarkan sambil menurunkan pupuk kandang dari truk dengan sekop , sehingga bercampur dengan pupuk kandang. TX-777 disebarkan dengan cara melubangi sumbat dan tutup botol kemudian memercikkannya seperti menggunakan kecap pada makanan. Lapis demi lapis pupuk kandang dipercik pada permukaannya.
Biarkan di udara terbuka. Sebaiknya tidak terpapar sinar matahari langsung , siram setiap 2 hari.Bisa juga disiram sekali saat pertama bongkar , kemudian ditutup lembaran plastik / terpal besar , dan harus digunakan paling lambat seminggu sesudahnya.
Atur tanggul pembatas agar pupuk tidak habis hanyut terbuang ketika hujan.
Dalam waktu 4 – 6 minggu , uji dengan membungkus tangan Anda dalam kantung plastik besar, kemudian masukkan tangan Anda yang terbungkus itu ke dalam timbunan pupuk. Jika pada pagi – pagi hari masih terasa hangat di dalam gundukan , berarti fermentasi belum selesai. Jika dingin , berarti fermentasi telah selesai dan pupuk kandang siap digunakan.
www.pupukmikoriza.blogspot.com




Untuk pemesanan pupuk TX-777 dan MX-888 , silakan kontak saya : Rudy ( 0858 66 231 777 ). Kebutuhan tiap hektar adalah 2 liter TX ( Harga @ Rp. 120.000 / botol 1 liter ) dan 30 - 35 kg ( 7 sak @ 5 kg ) MX ( Harga MX Rp. 125.000/sak 5 kilogram ). Harga belum termasuk ongkos kirim.


Lubang Tanam



Lubang tanam berukuran 40 cm x 40 cm x 40 cm. Pisahkan lapisan atas tahan / top soil di sisi kiri lubang tanam ( kira - kira tebal 5 cm dari permukaan ). Sisa galian diletakkan di sebelah kanan. Masukkan top soil / tanah lapisan atas ke dalam lubang. Masukkan bibit dalam polybag ke dalam lubang tanam , sobek polybagnya dan sisihkan. Masukkan 1 - 2 kaleng susu pupuk kandang terfermentasi ( ayam atau kambing lebih baik ). Tutup lubang dengan sisa tanah galian.

Jarak tanam ideal 3 x 3 meter ( 1111 batang / hektar ), tetapi harus tebang separoh saat umur tiga tahun ( lihat pola tanam 3 x 3 m ). Jika ditanam 1,5 x 1,5 meter , untuk mencapai diameter 25 cm dibutuhkan waktu 8 - 9 tahun. Teoritisnya , dibutuhkan 1150 batang bibit per hektar. Jika ingin tanpa penjarangan / total tebang umur 5 tahun , jarak tanam 4 x 3 m atau 858 batang / hektar.Atau tanam 3 x 3 m zig zag seperti gambar di atas.

Pada usia tanam 2 minggu - 1 bulan , lakukan pengontrolan terhadap gangguan serangga pemakan daun , semprot Decis jika ditemukan serangga pemakan daun. Bulan ke 2 dan ke - 5 lakukan penyiangan dan pemupukan dengan NPK / Phonska . Jika ditemukan serangga pemakan daun , lakukan penyemprotan dengan Decis lagi. Potong ranting - ranting percabangan. Hindarkan dari hewan ternak masuk yang bisa memakan daunnya atau menginjak / merobohkan. Hindarkan juga dari perambah yang memangkasi daun - daunnya untuk pakan ternak. Penyemprotan Decis/insektisida lain membuat ternak tidak suka memakan daunnya.

Jika terjadi gangguan hama pemakan akar , buat lubang di tanah dengan alat bio pori , tuangkan 0,5 - 1 liter larutan Furadan untuk membasmi hama di tanah. Misalnya : rayap dan ulat tanah.

Pada akhir tahun pertama dan ke dua , gali lubang tanam berukuran sama di antara 4 pohon , isi dengan 0,3 m3 pupuk kandang terfermentasi dan 0,5 kg NPK. Siangi gulma yang mengganggu.

Mulai akhir semester pertama ( setelah 6 bulan tanam ) sudah mulai boleh dilakukan tumpangsari dengan polong - polongan , misalkan kedelai dan kacang hijau.Jagung hibrida juga bisa menjadi alternatif yang menarik.

Pemeriksaan kebun mingguan / yang rutin harus dilakukan adalah :

Pada pucuk daun muda , serangan ulat dan semut pemakan daun harus rutin diperhatikan selama 3 - 4 bulan pertama. Jika terjadi serangan , semprotkan Decis , jika perlu kombinasi dengan Furadan dan perekat pertanian. Dosis anjuran tertera di label kemasannya.

Pada musim hujan , waspadai tumor karat. Pada masa pergantian musim hujan ke kemarau panjang , waspadai hama ulat kantong yang ditandai dengan pucuk - pucuk tanaman sengon kering dan menguning. Semprot dengan Curacron dan Imidor jika terjadi serangan ulat kantong. Untuk tumor karat , dibahas di bagian akhir petunjuk ini. INGAT : MENANAM DENGAN JARAK TANAM RAPAT. JANGAN TERGIUR JANJI MANIS HASIL YANG BERLIPAT KARENA MENANAM RAPAT. HITUNGAN YANG HANYA DIATAS KERTAS TIDAK BERMANFAAT UNTUK ANDA, HANYA AKAN BERMANFAAT BAGI ORANG LAIN , KARENA NILAI PENGELUARAN/BELANJA ANDA MENINGKAT.
Pemangkasan semak – semak yang mengganggu nutrisi dan kesuburan tanah. Penggunaan herbisida harus dihindarkan / dibatasi pada saat tanaman sengon berusia di bawah 6 bulan dari saat dipindah ke lahan. Antara usia 7 – 18 bulan , penggunaan herbisida yang dianjurkan adalah herbisida kontak ( bukan sistemik ) . Itu pun sebaiknya tidak disemprotkan mengenai tanaman sengon. Usia di atas itu boleh menggunakan herbisida sistemik ( Seperti misalnya Rondap / Round Up ) , tapi tetap sebaiknya jangan langsung mengenai tanaman sengon.

Pemangkasan percabangan , agar didapatkan log lurus sepanjang mungkin. Patokannya adalah : sisakan 2/3 tinggi tanaman bebas percabangan. Jadi misalnya pohon sengon Anda tinggi totalnya 6 meter , pangkas percabangan sampai ketinggian 4 meter. Pemangkasan jika perlu dilakukan dengan sabit yang diikat kuat ke galah , potong 10 - 15 cm dari batang utama. Sisa cabang ini akan luruh sendiri. Usahakan potong percabangan sebelum ukurannya mencapai sebesar ibu jari tangan agar tidak jadi mata kayu mati.
Pemeriksaan pemagaran untuk menghindarkan ternak & pencari daun – daunan masuk / merusak tanaman.

Pemeriksaan kutu pemakan kayu & ulat penghisap pucuk daun. Musnahkan koloni / sarangnya , bakar di lubang dalam tanah. Untuk menghindarkan melekatnya sarang kutu kayu ini , tutup setiap lubang pemangkasan yang cukup besar dengan kantong plastik yang diikat tali , dan hindarkan pohon memiliki percabangan yang dominan / hampir sama besarnya ( berbentuk huruf “Y” ) , karena pada lipatan pertemuan percabangan inilah biasanya larva diletakkan oleh kumbang pemakan kayu. Semprot dengan insektisida sistemik Kanon 400 EC atau Marathon 500SL aplikasi semprot atau pekatan yang disuntikkan ke lubang yang di bor ke dalam batang, dosis 10-15 cc per pohon, untuk pohon dengan diameter batang lebih dari 15 cm. Cara ini efektif untuk membasmi hama pelubang kayu/batang dan ulat kantong pada tanaman sengon yang sudah terlalu tinggi untuk disemprot.

Silakan pelajari tabel jadual & anggaran perawatan yang disertakan bersamaan dengan dokumen ini.( Klik foto atau tabel untuk memperbesar )



CARA FERMENTASI PUPUK KANDANG

Jika Anda membeli kotoran ternak langsung dari kandang , sebaiknya dilakukan fermentasi dulu. Caranya adalah setiap satu truk Colt Diesel pupuk kandang , Anda campur dengan 1 sak NPK , 1 sak TSP dan 1 sak Urea , campur dengan pupuk mikroba penyubur tanah , seperti mikoriza , streptomyces , penicillium dsb. Caranya adalah :

Lebarkan pupuk kandang sehingga tersebar di atas tanah dengan ketebalan 10 – 20 cm.
Sebarkan NPK,urea & TSP di atasnya.
Lebarkan pupuk kandang sehingga tersebar di atas tanah dengan ketebalan 10 – 20 cm.
Sebarkan NPK,urea & TSP di atasnya.
Sebarkan pupuk mikrobiologi MX-888 dengan memercikkan di seluruh permukaan pupuk kandang. Dosisnya 35-50 kg per 1 truk pupuk kandang.
Kumpulkan pupuk kandang sehingga menjadi gundukan setinggi 1 – 1,5 meter.
Atau bisa juga NPK , urea , TSP , TX-777 dan MX-888 disebarkan sambil menurunkan pupuk kandang dari truk dengan sekop , sehingga bercampur dengan pupuk kandang. TX-777 disebarkan dengan cara melubangi sumbat dan tutup botol kemudian memercikkannya seperti menggunakan kecap pada makanan. Lapis demi lapis pupuk kandang dipercik pada permukaannya.
Biarkan di udara terbuka. Sebaiknya tidak terpapar sinar matahari langsung , siram setiap 2 hari.Bisa juga disiram sekali saat pertama bongkar , kemudian ditutup lembaran plastik / terpal besar , dan harus digunakan paling lambat seminggu sesudahnya.

Untuk lebih jelasnya , silakan klik di link berikut :

www.pupukmikoriza.blogspot.com



Tapi , hasil masih bisa beragam , tergantung pemeliharaan , penyakit ,
gangguan karena daunnya banyak dipangkas / dicuri orang untuk pakan ternak ,
pengolahan lahan , dsb. Tapi , dengan asumsi semua faktor negatif bisa
diatasi , perbandingannya seperti di atas.


CARA MENGATASI JIKA ADA WABAH TUMOR KARAT

Wabah tumor karat rentan terjadi pada kebun sengon yang terletak pada elevasi di atas 300 meter dpl. Penyebab terjadinya wabah adalah karena jarak tanam yang terlalu rapat , sehingga kelembaban tinggi di bawah kanopi pohon sengon mudah menjadi media berkembang biak jamur mikroskopik penyebab tumor karat. Oleh karena itu anjuran kami , paling rapat tanam dengan jarak 3 x 3 meter seperti skema di atas.

Cara mengatasi jika terjadi wabah tumor karat :
1. Potong cabang yang terkena tumor karat dengan alat potong yang tajam , sehinggat tidak bergoyang – goyang / menyebarkan sporanya. Sekali tebas harus putus. Bakar dan pendam bagian ini dalam tanah di luar kebun.
2. Semprot tajuk tanaman menggunakan pompa bertekanan tinggi ( seperti untuk cuci mobil / motor ) menggunakan campuran :
( Untuk usia tanam di atas 6 bulan ) 100 kg kapur / CaCO3 halus ( mesh 500 ) , harga per sak 50 kg di Semarang Rp. 22.500 , ditambah 50 kg garam dapur kasar ( per kilo Rp. 500 – 600 ) , ditambah Terusi / Kupri Sulfat / CuSO4 2 – 3 kg ( per kilo sekitar Rp. 45.000 ) diaduk dan dilarutkan dalam 1000 liter air. Aduk – aduk sambil semprotkan pada ranting dan tajuk tanaman.

Untuk usia tanam baru / di bawah 6 bulan di lahan , silakan kontak kami , untuk membeli anti jamur Anvil / Hexaconacol.. Per botol cukup untuk diencerkan 100 - 150 liter air , atau kebutuhan per hektar 2 - 3 botol untuk sekali semprot. Harga belum termasuk ongkos kirim.

Penyemprotan ini diulang 1 – 2 minggu sekali saat terjadi wabah. Kemudian untuk pencegahan , jika di wilayah itu masih ada yang terserang , semprot 1 bulan sekali. Usahakan sosialisasikan dan ajak kebun tetangga untuk melakukan yang sama , agar bibit penyakitnya bisa terbasmi dan tidak tersimpan / saling tular.





Apakah Anda dibujuk dengan informasi bahwa tanam jabon bebas masalah ? Bahwa jabon cocok ditanam di semua jenis tanah ? Itu bohong. Klik link di bawah ini untuk menemukan fakta - fakta tentang jabon.

www.bibit-jabon.blogspot.com

Semoga sukses.